Selasa, 09 Desember 2014

Bahasa Rakitan : CARA MEMBUAT PROGRAM SOROT

1. Sebelum kita membuat program tulisan rontok ke samping kiri, silahkan download terlebih dahulu program TASM, TLINK dan RTM. Jika belum punya silahkan download pada halaman Install Program Assembly. Masukkan program tersebut ke dalam folder yang telah kita buat sebelumnya.
2. Jika sudah, sekarang kita akan memulai membuat program tulisan rontok ke samping kiri.
3. Bukalah tampilan command prompt terlebih dahulu dengan cara klik start -> run -> cmd. Maka tampilan akan keluar seperti ini.

 4. Sekarang kita akan masuk ke dalam folder tasm, tlink, dan rtm yang telah kita buat tadi. Lalu kita akan masuk kedalam tampilan menu edit pada command prompt. Caranya sebagai berikut.


5. Lalu tekan enter setelah tulisan edit. Maka akan tampil seperti ini.


6. Selanjutnya kita akan menginput tulisan program sorot tersebut pada menu edit ini. Caranya sebagai berikut.






7. Jika telah selesai kita akan simpan file tersebut dengan nama 2. Dengan cara klik File -> Save as lalu tuliskan pada file name 2.ASM.

 8. Setelah itu kita akan melakukan testing, apakah ada kesalahan tulisan program sorot tersebut. Jika keluar tulisan none berarti program yang telah kita buat tadi berhasil.
9. Setelah tulisan 2 tekan enter hasilnya akan seperti ini.

 10. Kemudian kita akan melakukan testing pada program dosbox. Kalo belum punya silahkan download terlebih dahulu lalu langsung di install. Jika sudah maka kita akan menginput tulisan sebagai berikut untuk mencoba program sorot tersebut. Dengan cara sebagai berikut.

 11. Kemudian tekan enter setelah tulisan 2. Maka hasilnya akan seperti ini.

12. Tekan enter pada angka 1 (Cetak Karakter tak Warna).

13. Tekan tanda ke atas pada keyboard untuk kembali pada menu awal. Kemudian tekan enter pada angka nomor 2 (Cetak Karakter Warna) maka hasilnya akan seperti ini.

14. Tekan tanda atas kembali pada untuk kembali pada menu awal. Kemudian tekan enter pada angka nomor 3 (Rontok) maka hasilnya akan seperti ini.

SELAMATMENCOBA GAN :D HEHE ,SILAKAN DOWNLOAD  DISINI

Gambar Teknik : Cara Membuat Rangkaian Line Follower (dengan mengunakan Proteuss 8)

Tutorial kali ini yaitu cara merangkai line follower menggunakan Proteus 8
Komponen yang digunakan
Jumlah
7405
1
AT89C2051
1
BATTERY
1
BUTTON
1
CAP
3
CAP-POL
3
CRYSTAL
1
DIODE
1
L293D
1
LED
1
MOTOR
2
RES
2
  1. Buka terlebih dahulu program proteus 8 lalu cari komponen yang dibutuhkan

  2. Setelah dicari susun setiap komponen tersebut lalu sesuaikan dengan gambar diatas lalu disambungkan dengan kabel LBL dan jungtion.
  3. Jika sudah, kita bisa mengecek rangkaian ini, apakah masih ada yang salah/error atau tidak ada lagi dengan cara mengklik gambar berikut.

  4. Maka akan tampil seperti gambar berikut.


  5. setelah selesai susun pada PCB loyut.

  6. setelah disusun buka menu Tools >> Auto-router

Bahasa Rakitan : Program Residen Membelokkan Tombol PRTSCR

Pengertian Residen

    Pada waktu kita menyalakan komputer, ia mencari sistem operasi di drive A: ataupun C: ,kemudian memasukkannya kedalam memori bawah. Selanjutnya sistem akan terus berada disitu dan apabila kita menjalankan program aplikasi misalnya game maka program tersebut akan disimpan di atas sistem operasi, sehingga sistem operasi tetap ada walaupun kita sedang menjalankan game tersebut. Inilah yang disebut residen, yaitu program yang tetap tinggal di memori.
    Dalam contoh kita ini bila game tadi telah selesai maka ia akan lenyap dari memori dan bila kita menjalankan program aplikasi lainnya, misalnya WS maka tempat memori yang digunakan oleh game kita akan digunakan oleh WS. Ini adalah contoh dari program yang tidak residen karena ia hanya sementara waktu berada di memori. Contoh program residen yang terkenal misalnya SideKick, Print(dos) dan Doskey.

    Program residen adalah program yang akan menetap dimemory seperti halnya DOS dan program residen ini akan berada tepat diatas Operating System. Program residen akan dianggap sebagai bagian dari Operating System sehingga bila dijalankan program aplikasi maka program aplikasi tersebut akan ditaruh diatas program residen sehingga program residen kita tetap utuh.

    Program residen adalah suatu bentuk program yang menarik. Karena program residen menetap pada memory, maka semakin banyak program residen dijalankan, memory akan semakin berkurang untuk digunakan oleh program aplikasi. Program residen, haruslah dibuat sekecil mungkin untuk menghindari pemakaian memory yang terlalu banyak. Hanya dengan Assembler-lah, sebuah program dapat dibuat sekecil mungkin. Bayangkan, program untuk menghapus layar, dengan bahasa tingkat tinggi seperti pada pascal dan C digunakan sekitar 3232 byte, sedangkan pada assembler sekitar 7 byte.

Model Program Residen

    Dalam pembuatan program residen, kita dapat membaginya dalam 2 bagian pokok, yaitu :
  • Initialize section, yaitu bagian dari program yang bertugas meresidenkan residen section. Bagian ini sendiri tidak residen, dan pada bagian inilah suatu vektor interupsi diubah.
  • Residen section, yaitu bagian program yang akan menetap pada memory. Program ini akan tetap tinggal pada memory sampai dihilangkan, atau sampai komputer direset.
    Pada program sebelumnya, kita selalu mengakhiri program dengan interupsi 20h yang akan mengembalikan kontrol program sepenuhnya pada DOS. Pada program residen, program akan selalu kita akhiri dengan interupsi 27h ataupun interupsi 21h fungsi 31h. Untuk menggunakan interupsi 27h, kita tinggal mengisi pasangan register DS:DX dengan batas memory yang akan diresidenkan.

Membelokkan Tombol PRTSCR

    Pada program berikut ini akan anda lihat bagaimana membelokkan interupsi 05h(PrtScr) ke interupsi 1Bh. Interupsi 1Bh adalah suatu interupsi yang akan selalu terjadi bila anda menekan tombol Ctrl+Break. Dengan demikian setelah program "breaks" dijalankan, penekanan tombol PrtScr akan sama halnya dengan penekanan tombol Ctrl+Break.
   
    Simpan program dengan nama BREAKS.ASM

    Kemudian, jalankan program di DOSBOX :


   Jika sudah, jalankan program RONTOK1.ASM untuk melihat apakah program berjalan sesuai keinginan. Ketika kita menekan tombol PrtScr maka program tersebut akan berhenti sementara (Pause) dan ketika kita menekan tombol Enter program akan berjalan lagi. 

Bahasa Rakitan : Program Residen Mengunci Tombol Caps Lock

Mengunci Tombol Caps Lock

    Pada alamat 40h:17h terdapat data tentang status tombol keyboard dimana 160 bit ke 7 digunakan untuk menandakan keadaan dari tombol caps lock. Bit tersebut akan bernilai 1 bila caps lock sedang aktif dan 0 bila caps lock tidak aktif. Dengan mengubah bit ke 7 pada alamat 40h:17h tersebut kita bisa menyalakan tombol caps lock tanpa menekannya.

 
    Kemudian, buka DOSBOX untuk menjalankan program.

Selasa, 02 Desember 2014

MEMBUAT PROGRAM RONTOK KE KIRI

1.Buka aplikasi Command Prompt :



2. Setelah itu ketik perintah itu , kemudian muncul tampilan berwarna biru :




3. Kemudian ketik perintah berikut :



4. Jika sudah Klik File , lalu pilih Save untuk menyimpan . beri nama file contoh  ron3.asm. kemudian buka aplikasi DOSBOX :


5. Jika sudah ketik , TASM ron3.asm lalu tekan Enter , kemudian ketik lagi TLINK/t ron3 lalu tekan Enter lagi , terakhir ketik ron3 maka akan keluar hasilnya akhir seperti gambar dibawah ini :

MEMBUAT PROGRAM RONTOK KE KANAN

1. Buka aplikasi Command Prompt


2. Setelah itu ketik perintah berikut , kemudian muncul tampilan berwarna biru seperti berikut :



3. Ketik perintah berikut ini :





 4. Jika sudah Klik File , lalu pilih Save untuk menyimpan . beri nama file contoh  ron2.asm. kemudian buka aplikasi DOSBOX :



5. Jika sudah ketik , TASM ron2.asm lalu tekan Enter , kemudian ketik lagi TLINK/t ron2 lalu tekan Enter lagi , terakhir ketik ron2 maka akan keluar hasilnya akhir seperti gambar dibawah ini